Sunday, July 9, 2017

One Step Closer

Wahhh judul blog kali ini kayaknya mau menunjukkan announce sesuatu nih haha...

Yak kali ini secara pribadi gw akan mengumumkan sesuatu. Jujur ini langkah terbesar gw setelah masuk dunia kerja, dengan keberanian, campur kenekatan plus drama pekerjaan yang sebenarnya membuat gw drop setengah mati tapi ternyata kekuatan itu muncul untuk melangkahkan kaki gw ke sana.

Per tanggal 1 Juli kemarin, gw membawa orangtua, adek dan bulik(maunya dipanggi aunty) om gw mau direpotin jadi driver seharian dan 2 sepupu gw. Overall sebanyak 8 orang berangkat dalam Honda Mobilio dari Bekasi menuju Sukabumi.

Eeetttsssss kayaknya enggak asik deh klo enggak nyeritain soal kejadian sebelumnya..... Kilas balik cepat aja yee, soalnya si nyonyah udah ngamuk nanyain hahahah (#maaf bunny )...

###
So di awali dengan seminggu kemarin gw officialy masuk tim lebaran yang notabene kerja seminggu full dikala yang lain berlibur hari raya....  "pedih" tapi enggak apa-apa, sudah menjadi resiko pekerjaan. Tapi yaa pasti ada tapinya sih, tim lebaran tahun ini amat sangat fail menurut gw, jujur kerja keras pasti karena harus mengcover post lain yang kosong selama lebaran but *kejadian drama terburuk* muncul dan mengarah ke gw. Entah secara personal emosi dan stressnya tim lebaran ditumpahkan semua ke gw hingga berujung dengan hal yang tidak mengenakkan.

Kenapa gw bilang enggak mengenakkan, dituduh klaim agenda, dituduh enggak ada koordinasi dan lain sebagainya sampai finalnya #errrghhhh you know what berujung dengan disalah2in karena sesuatu hal yang sepele..  ya sepele tapi gw yang kena semprot  #damn....

Untuk permulaan, gw bekerja selalu menuruti perintah dan koordinasi kantor, bahkan bisa dibilang gw kayak robot. Untuk beberapa alasan gw memang menset kepribadian gw seperti itu, tapi ya sudah lah lupakan... Gw masih jadi diri gw sendiri.
Okeh itu hal yang drama action banget sih dengernya dan itu membuat gw di punish untuk liputan ke lokasi yang jauhnya dari rumah gw sendiri butuh perjalanan 1-1/2 jam itu kondisi jalan yang lancar karena kosong di hari lebaran.... *#woooow... (gw akan mempertimbangkan membuat cerita kekecewaan gw tapi nanti yah)#.

###
Secara mental saat itu memang lagi down habis, kondisi fisik pun juga enggak berdaya. Ibarat kata gw seorang ultraman, indikator merah kedap-kedip udah berbunyi dengan nyaringnya. Lusuh, lepek, dekil belum mandi kecapaian dan lain sebagainya komplit tertempel di seluruh badan gw. Ajaibnya gw masih bisa bertahan untuk liputan yang long night aka begadang.. Hingga jam di pergelangan tangan menunjukkan pukul 03.00 WIB waktu Indonesia Bekasi... 

Saat itu juga telpon berdering dan suara khas dari ibu gw terdengar, mengingatkan gw harus segera pulang karena hari itu gw akan berangkat ke rumah dia.. Ya dia perempuan kelinci di kawasan Sukabumi, Jawa Barat.


Amazing, dengan tenaga tersisa gw kembali pulang. Hanya beberapa menit waktu singkat ⌛ gw untuk memejamkan mata, namun apa daya dada ini berdegub dengan kencangnya. (bagaimana mungkin gw ketemu si kelinci dengan kondisi gw saat ini) (kacau... Mana bawa keluarga lagi dadakan pula(ini sebenarnya ide ibh gw untuk berangkat kesana dadakan TAPI enggak sedadakan ini juga kali maaakkkk....))

Kondisi kecapaian bertambah ketika aunty (bulik) datang candaan dan godaan pun terlontarkan.. Haha lucunya semua kelelahan sirna dari raut muka gw..
Selama perjalanan pun, kadang gw ikut bercanda, sembari ibu dan bapak gw memperhitungkan biaya perjalanan untuk anak laki2nya ini melangsungkan hari besarnya nanti.

Di situ juga gw baru mengabari kelinci, kalau beruang dateng bersama pasukannya. Kami akui ini ide gila, si kelinci enggak henti-hentinya heran dan bertanya "apa benar", "kok mendadak", "aku enggak siapin apa-apa," dan lain sebagainya..

Sampai kami tiba di kediaman kelinci, setelah perjalanan yang lumayan panjang, tapi alhamdulilah keluarga gw puas. Ya puas mereka akhirnya bertemu dengan mamah dan bapak kelinci serta keluarganya.

Awkward pasti apa lagi gw enggak bisa menutupi kondisi badan gw yang sebenernya lelah abiesss... Tapi semua terbayarkan setelah bapak ibu beruang bertanya kepada orang tua kelinci, apakah mau menerima beruang untuk ke tahap selanjutnya yaitu lamaran dan melangsungkan pernikahan.....

#musik romantis nan action#....

"Bagaimana kelinci putriku, km mau dengan dia?," tanya mamah kelinci.

"Ya, aku mau dengan beruang," jawab singkat kelinci yang disambut tepuk tangan kami...

Kalau diibaratkan momen di film kartun, gw seperti terhembus angin segar yang membuat beban letih, kesal dan rasa capai dari beratnya pekerjaan gw alami sebelumnya lepas tak tersisa.... #whuzzzz... Gitu kali yak.. #

Hari itu langkah terbesar dalam hidup gw, beberapa anak tangga lagi akan gw lalui..
Kali ini enggak sendiri gw akan didampingi sama kelinci buat menapaki satu persatu anak tangga itu.

Ingin rasanya gw berteriak... #Yeeesssss...... Atau #Banzaaaiiiii atau apalahh yang ada di kepala biar ke luar semua...

Layaknya seorang atlet atau pejuang yang berhasil mendapat mendali dan mengukir sejarah, saat itu bibir benar-benar enggak bisa menahan senyum yang sumringah....

Bak roman comedy, sejak hari itu kami resmi mengikatkan tali silaturahmi keluarga dan akan menyegerakan untuk tahap selanjutnya...

Langkah persiapan yang akan dipenuhi dengan berbagai konflik berbalut komedi romantis kami di dalamnya. Bukan sesuatu yang wah tapi....

Lamaran...  engaged brooohh....  habis itu we are going to merried alias nikah meeennn...

Wuoaaaoooo gw yang ada di situ aja sampai sekarang masih spechless, enggak bisa ngapa2in... Berkah ramadhan lah pokoknya... Dan yah satu langkah besar dalam hidup sudah berhasil gw lewati..  tinggal beberapa anak tangga lagi,   dan  sampai di tahap itu..

Tahap yang pastinya akan mendebarkan lagi, sooo...  tungguin aja kelanjutannya yah hehe
See yaa...

0 komentar :

Post a Comment

 
;